(Cilacap, 29 Juni 2026)– Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Agus Andrianto, secara resmi melaksanakan Kick Off Skrining Tuberkulosis (TB) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Lapas Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Senin (29/6).
Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh lembaga pemasyarakatan di Indonesia sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia dalam mempercepat implementasi Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta memperkuat strategi nasional yaitu Temukan, Obati, Sampai Tuntas (TOSS) Tuberkulosis. Program ini merupakan implementasi Perjanjian Kerja Sama antara Direktorat Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memperluas akses pelayanan kesehatan bagi warga binaan pemasyarakatan.


Pulau Nusakambangan merupakan salah satu kawasan pemasyarakatan terbesar di Indonesia yang terdiri atas 13 satuan kerja pemasyarakatan dengan jumlah 4.842 warga binaan pemasyarakatan. Melalui pelaksanaan skrining TB dan Cek Kesehatan Gratis, pemerintah berupaya memastikan seluruh warga binaan memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular.
Dalam pelaksanaannya, Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Cilacap ditunjuk sebagai penanggung jawab pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis di Lapas Nusakambangan, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap. Sinergi ini memastikan seluruh rangkaian skrining dan pemeriksaan kesehatan dapat dilaksanakan secara optimal, komprehensif, dan sesuai standar pelayanan kesehatan.
Dalam sambutannya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa Kementerian Kesehatan berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang merata bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk warga binaan pemasyarakatan.
“Kementerian Kesehatan memiliki komitmen untuk menjaga kesehatan seluruh masyarakat Indonesia, tanpa terkecuali, termasuk warga binaan pemasyarakatan. Melalui skrining Tuberkulosis dan Cek Kesehatan Gratis ini, kami ingin memastikan setiap warga binaan memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas serta deteksi dini penyakit,” ujar Budi Gunadi Sadikin.
Menteri Kesehatan juga mengungkapkan kesan positifnya saat pertama kali memasuki kawasan Lapas Nusakambangan.
“Saat memasuki kawasan Nusakambangan, saya cukup takjub melihat lingkungan yang bersih, tertata, dan jauh dari kesan yang selama ini banyak dibayangkan masyarakat. Hal ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang semakin baik, termasuk dalam mendukung kesehatan para warga binaan,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyampaikan apresiasi kepada Menteri Kesehatan beserta seluruh jajaran atas dukungan dalam peningkatan layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Menteri Kesehatan beserta seluruh jajaran atas dukungan yang telah diberikan dalam meningkatkan layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan. Dukungan tersebut tidak hanya melalui pelaksanaan skrining Tuberkulosis dan Cek Kesehatan Gratis, tetapi juga bantuan berbagai peralatan medis, seperti alat elektrokardiograf (EKG) dan sarana penunjang kesehatan lainnya,” ujar Agus Andrianto.
Ia menambahkan, “Kolaborasi ini menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya bagi warga binaan pemasyarakatan. Kami berharap upaya bersama ini dapat memberikan pelayanan kesehatan yang semakin baik, berkualitas, dan berdampak nyata bagi kesehatan seluruh warga binaan.”
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk mempercepat eliminasi Tuberkulosis di Indonesia melalui deteksi dini, pengobatan yang tepat, serta penguatan layanan kesehatan bagi kelompok rentan, termasuk warga binaan pemasyarakatan. Diharapkan, pelaksanaan skrining Tuberkulosis dan Cek Kesehatan Gratis ini mampu meningkatkan derajat kesehatan warga binaan sekaligus mendukung terwujudnya target eliminasi Tuberkulosis nasional dan Indonesia yang lebih sehat.

